Wejangan


Seperti petir di siang bolong, sedang duduk santai dengan mengumpulkan tenaga tuk memikirkan bagai mana hari esok harus saya lalui tiba-tiba saya mendapat wejangan. Wejangan dalam bahasa indonesia bisa diartikan nasehat, tetapi nasehat kali ini menurut saya bukan lagi menusuk hati, tapi menusuk ulu hati tembus ke tulang belakang. Dengan siuasi yang menurut saya runyam, bisa dibilang galau.

“Cari Ilmu sampai ke negeri Cina”

Kalau ingin menjadi orang berilmu maka carilah sampai kemanapun yang anda mampu mengajarkan ilmu itu sendiri supaya lebih bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Dengan mencari ilmu semaksimal mungkin dan seluas mungkin, maka kita akan punya pilihan yang lebih banyak dan lebih bermanfaat. Secara logika memang benar adanya, banyak orang diluar sana punya banyak pilihan yang lebih baik, dalam artian memiliki “pilihan untuk mengabdi kepada yang sepantasnya dan seharusnnya”.

Dalam kondisi seperti ini pula yang membuat saya merasa miris, karena saya sudah berusaha mencari ilmu dan berusaha semampu saya, tetapi saya belum mendapatkan pilihan yang pantas untuk mengabdi. masih ada yang berkata saya tak  melakukan apapun untuk hari depan. Ya,, maklum saja saya tidak pernah berada di posisi anda dan anda juga demikian. Terimakasih untuk orang yang sudah mengeluarkan tenaga memberi saya masukan seperti itu. 🙂 hanya bisa berucap dan berdoa semoga lebih baik dari “generasi sebelumnya”. Intinya saya bingung bercerita dengan alur seperti apa ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s