Mangan Ra Mangan Penting Kumpul


Ada istilah jawa yang mengatakan bahwa “mangan ra mangan sing penting kumpul”, yang artinya dalam bahasa Indonesia adalah, makan tidak makan yang penting berkumpul.

 

Istilah-istilah jawa banyak yang multitafsir,  jadi sebaiknya jangan ditelaah secara mentah-mentah kalimat tersebut. Namun pada dasarnya seseorang harus berusaha untuk lebih bijak dalam menghadapi perubahan jaman. 😕 bukan berarti saya sok bijak, tapi pada jaman orang tua dahulu orang tua sering berkata demikian bukan berarti untuk mengekang si anak atau orang yang mereka sayangi untuk duduk diam dan berada dalam “satu atap” dengan mereka.

Saya lebih suka menyebutnya mangan ra mangan sing penting kumpul, adalah berkumpul atau bersama dalam hal ini yaitu seberapa banyak dan seberapa sedikitnya rejeki yang kita peroleh, yang paling utama adalah rasa kebersamaan. Dimana rasa saling toleransi, saling membantu, sikap saling bersilaturahim dengan teman, sahabat, oraang tua, keluarga, ya,, 😕  semua orang yang dekat dengan kita tentunya. Bukan malah sebaliknya.

Bukan berarti setelah mangan (mendapat rejeki berkecukupan bahkan lebih) lupa pada orang tua, lupa pada sahabat dan teman-teman yang selalu memberi support agar kita tetap bersemangat dikala suka maupun duka.  Setelah menjadi orang yang dikatakan sukses menyapa sepatah kata pun tak pernah. 🙂 Saya memiliki opini demikian bukan karena saya sedang merasa “dibawah”, “ora mangan”, dan ingin disapa disanjung-sanjung,,,  sama sekali tidak.

 

:: Ungkapan Hati::

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s