Kado di Pagi Hari


“Arek kesambet po ora opo urusanmu, bagiku kita tak lebih daging n darah kae tontonen BAPAKku demi daging darah segala dikorbankn bahkn nasipku n mamaku ap jadiny tinggalny cm kehancurn ora ono sing berkesan bg keturunany. Koe ngerti opo gor sing apik2 sk bapak mu tp aq pelaku sejarah 24 th gor susah anane dibawah bapaku di tnh jawa nganti tepung gelang brengsekky!!!.”

Kata-kata diatas sangat menusuk dan tak masuk akal. Tak kusangka ada kado dipagi hari ketika mulai buka inbox :). Apa kau pikir, selama ini hanya dirimu yang bisa berfikir? Apa selama ini hanya dirimu yang bertindak sebagai pelaku sejarah? meskipun kami masih bau kencur bagumu, aku juga punya otak, pesaraan, dan aku punya mata untuk melihat semua fakta. Aku hanya bisa berpasrah pada “Gusti Ingkang Maha Ageng”, semoga aku tak dibutakan dengan rasa yang tak ku ketahui perasaan apa ini, galau, benci, iri. Hanya kepada-Mu aku bertanya, Hanya pada-Mu aku mengadu, mengabdi, dan kembali. Ketika ada pepatah berkata “keledai selalu jatuh pada kubangan yang sama”, dalam hati aku berharap itu bukan diriku.

Tuhan, hamba hanya manusia biasa yang tak berdaya. Jangan ijinkan hamba menyerah karena kerikil perjalanan ini membuat hamba semakin tak berdaya, aku bersaha sampai hari ini karena aku percaya Kau takkan tega melihat hamba sengsara. Aku masih yakin bahwa dibalik semua ini pastilah ada kebaikan, kebahagiaan yang tak ku ketahui apa itu adanya.

“Kedewasaan Seseorang Bukan Berasal Dari Usia”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s