Senyum mu


senyummu tak bisa lagi kulihat,
namun aura wajahmu masih terlihat jelas di wajah ku,
petuah dan nasihatmu selalu berdasar logika,
kata hati nurani pun jua,
dan sekarang semua tingalah kenangan
dan aku hanya bisa berharap, semoga kau tenang disisi-Nya

grandma, petuahmu, senyummu, kasih sayang itu,
canda tawa itu kenangan yang tak ternilai dalam hidup,
tanpa kusadari waktu cepat berlalu,
terimakasih Tuhan , diriku menjadi seorang cucu
dari orang yang bijak di mataku,
orang yang pernah mengajarkan aku apa itu mengasihi, berbagi tanpa mengeluh,
dan apa itu arti sedikit permata dalam kerilikperjalanan hidup,

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s